Hari ini aku berencana untuk makan siang ditempat yang tidak biasa aku kunjungi,karena biasanya aku makan siang di sebelah tempatku bekerja yang hanya berjarak beberapa meter saja,tetapi tidak untuk hari ini..
Aku berjalan menyusuri pinggir jalan beraspal yang dipenuhi dengan deretan mobil mewah yang melintas dan mengantri untuk menunggu lampu merah berganti hijau,aku berjalan tepat dibelakang kedua temanku,temanku yang satu dia dipekerjakan atau lebih tepatnya training disebuah travel di kawasan elite kemang bersamaku oleh sekolah pariwisata tempat aku sekarang bersekolah,Satu lagi Temanku yang beriringan berjalan didepanku aku memanggilnya mba karena umurnya lebih tua dariku dia adalah ticketing di perusahaan tempat aku dipekerjakan sekarang,dia orang yang sering mengajariku jika aku dan temanku mengalami kesulitan di travel tsb..
Sesaat aku menyusuri jalan mengamati jalan yang ramai dipenuhi kendaraan yang berlalu lalang,Mataku tertuju pada suatu tempat,tempat yang menurutku tidak asing..Tempat itu mungkin gedung tua yang sudah hancur terlihat tidak terawat terdapat banyak serpihan2 dinding yang hancur bahkan tempat itu sudah tidak layak disebut gedung karena tempat tersebut hanya sebatas berupa dinding yang merupakan bekas jendela yang besar,tidak beratap dan terdapat sebuah lapangan di balik dinding tersebut..
Mungkin orang fikir,apa bagusnya gedung tua tidak beratap yang sekarang dijadikan lapangan itu?
Tidak bagiku,tempat itu sangat istimewa dan berarti untukku..
Aku terkesiap saat salah satu temanku membangunkanku dari khayalanku tentang tempat itu,aku pasti akan melihatnya nanti pikirku,setelah makan siang aku kembali melewati jalan tersebut melewati tempat itu,kedua temanku mengerti jika aku hanya ingin sendiri meluapkan semua kenanganku,mereka hanya tersenyum meninggalkanku bersama tempat yang selalu aku ingin lihat itu..
Sekarang aku hanya sendiri,aku berlari masuk ke dalam pagar yang terdapat di tempat tersebut,aku tidak bisa menahan untuk tidak melihat ke setiap sisi dinding tersebut dari dekat..
Di setiap sisi dinding tersebut dipenuhi dengan coretan-coretan yang menunjukan kreatifitas para pembuatnya,coretan-coretan pilox yang pernah mengisi hariku,,mungkin kalian heran bagaimana sebuah grafiti yang identik dengan jalanan tersebut bisa selalu membuatku takjub dan terpukau..
"Apakah ini tempat itu?tempat yang slalu ingin ku cari sejak aku disini?" mataku kembali mengamati dinding-dinding yang berwarna-warni itu..
Dan seketika mataku terpaku pada sebuah grafiti yang aku yakin aku mengenalnya aku tidak asing dengannya..nafasku tercekat aku tidak percaya akhirnya aku menemukan tempat yg slama ini aku cari,dan sekarang mataku berbinar kegirangan seperti anak kecil yang baru medapat sebuah permen besar berwarna-warni yang slama ini membuatnya merengek menangis meminta kepada ibunya dan sekarang permen itu sudah ada di genggamanya.
Semuanya memaksaku membuat lamunanku kembali ke masa lalu dimana grafiti itu pernah mewarnai hariku,seseorang yang pernah mengisi hariku membuatku mengenal apa itu Cinta,apa itu Hobby..dan semuanya itu masih terlukis di sini,dihatiku..warna warni disetiap coretan seakan mewakili perasaan setiap orang yang membuatnya..aku menyadari bahwa seharusnya aku tidak disini,seharusnya aku mengubur semua kenangan ku bersama orang yang telah menggoreskan piloxnya kesini..mengapa aku sangat bahagia melihat hasil coretanya yang nyata yg biasanya hanya bisa aku liat di foto yg terdapat di jejaring sosial?mengapa aku sangat tersiksa saat tahu bahwa tempat itu tidak jauh dari tempat aku bekerja?mengapa aku kembali mengingatnya?dan sekarang mengapa aku malah menemukannya disaat aku sudah melupakannya dan membuang impian untuk menemukan setiap hasil coretannya dan itu memaksaku kembali mengingatnya?mengapa aku tidak bisa membencinya?
Perasaan bersalahku muncul,aku tidak mau menghianati perasaan orang yang sudah mencintaiku saat ini,aku tahu aku sudah salah berada disini,aku hanya ingin mencintainya sekarang bukan orang yang membuat goresan ini..maafkan aku karena aku masih menyimpan sedikit perasaan itu..tapi aku akan berjanji pada diriku sendiri..
Aku hanya ingin mencintaimu seorang bukan dia bukan semua ini,semuanya hanya kenangan yang harusnya aku kubur bertahun-tahun yang lalu..Tapi bolehkah aku meminta sesuatu..
Bolehkah,Bolehkah aku mencintai Hobby'nya?
No comments:
Post a Comment